Proses Pornografi Mempengaruhi Pikiran

Proses Pornografi Mempengaruhi Pikiran
Proses Pornografi Mempengaruhi Pikiran


Trigger/pemicu

Pikiran terangsang dengan adanya trigger/pemicu. Pemicu ini bisa berupa gambar wanita sexy, atau tempat dimana ia sering menikmati porn, atau suara yang mengingatkan kembali kenikmatan pornografi, dll. Intinya, pemicu ini merupakan hal-hal yang membuat seseorang ingat kembali dengan sensasi pornografi.  


Thinking about it

Setelah pikiran bawah sadarnya terangsang oleh pemicu, mulailah ia terus memikirkan dan berfantasi tentang pornografi. Makin lama dipikirkan, otak mengeluarkan hormon-hormon kebahagiaan yang tentunya membuat emosi dan sensasi makin menguasai logika.

The second tought

Pikiran kedua atau the second tought merupakan program proteksi diri yang Allah tanamkan kedalam pikiran kita. Dalam tahap ini, sesaat fungsi pikiran kembali hadir, “wah, apa yang telah saya lakukan? Ini hal buruk. Jika tidak berhenti, saya akan kebablasan”. Tahap ini merupakan persimpangan apakah seseorang ingin melanjutkan, atau melompat keluar lingkaran dan berhenti.

Acting out

Jika ia berhenti, masalah selesai. Tapi  jika ia melanjutkan, maka ia masuk ke tahap selanjutnya, yaitu acting out. Di sini, logika tidak lagi bekerja. Emosi menguasai, dan akhirnya mencapai klimaks.

Normal state

Setelah tuntas, pikiran kembali ke alam nyata. Tapi dengan penyesalan yang mendalam. Bertekad untuk tidak melakukannya lagi di kemudian hari. Hingga satu saat, ketika pemicu kembali menyulut pikiran pornografinya, maka ia kembali masuk ke lingkaran tersebut. Ini yang dilakukan berulang-ulang.